Sejumlah ikan ditemukan mati dan mengapung di aliran Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Selasa (10/2/2026).
Ikan-ikan tersebut tersebar di beberapa titik sungai, sebagian terbalik di permukaan air, dengan jenis beragam seperti sapu-sapu, lele, hingga nila. Kondisi air sungai juga terlihat keruh kecokelatan dan menimbulkan bau anyir.
Warga Babakan, Iwan (55), mengatakan ikan mulai terlihat mabuk sejak Senin (9/2/2026) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Menurutnya, ikan berenang tidak normal, naik ke permukaan, dan mudah ditangkap warga.
Ikannya kayak teler, ke permukaan semua. Orang tinggal nyerok saja, ujar Iwan saat ditemui di lokasi.
Iwan menyebut kejadian tersebut baru pertama kali ia alami. Karena khawatir ikan telah tercemar, ia mengaku hanya sempat mengambil enam ekor ikan jenis kebograng sebelum akhirnya membuangnya.
Hal serupa disampaikan Jaya (40), warga lainnya yang hobi memancing di Sungai Cisadane. Ia mengatakan ikan mulai mabuk dan muncul ke permukaan sekitar pukul 18.00 WIB. Jaya mengaku sempat membawa pulang sekitar lima kilogram ikan berbagai jenis, seperti tawes, keting, patin, hingga sapu-sapu.
Meski sebagian ikan sempat dijual dan hendak dikonsumsi, kekhawatiran akan pencemaran membuat banyak warga mengurungkan niat. Warga berharap pemerintah segera membersihkan sungai serta menelusuri sumber pencemaran dan mengevaluasi pengelolaan limbah industri di sekitar aliran Sungai Cisadane.
Simak selengkapnya dalam berikut ini.
Penulis: Cynthia Lova
Video Jurnalis: Intan Afrida Rafni
Video Editor: Cynthia Lova
Produser: Abba Gabrillin
#IkanMati #SungaiCisadane #CemaranLimbah #KebakaranGudang #TamanTekno #Tangerang #vjlab