Imbas kebuntuan negosiasi Iran dan Amerika Serikat, Perdana Israel Benjamin Netanyahu buru-buru atur jadwal bertemu Presiden Donald Trump di Washington pada Rabu (11/2/2026).
Israel geram karena AS memilih jalur diplomasi dari menyerang Teheran. Sementara Iran terus pada keteguhannya pada program nuklir dan produksi rudal.
Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik kritis. Terbaru AS memerintahkan kapal-kapalnya menjauhi perairan Iran guna menghindari provokasi, Senin (9/11/2026). Lalu, Inggris secara mengejutkan mulai "turun gunung" dengan mengerahkan jet tempur siluman F-35B ke Siprus serta menyiagakan armada Typhoon di Qatar untuk memperkuat posisi AS.
Kondisi ini kian memanas setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, segera menemui Donald Trump untuk menyusun strategi militer, bahkan mengancam akan melakukan serangan sepihak terhadap program rudal balistik Teheran jika diplomasi gagal total.
Bisakah AS dan Iran tetap menggunakan jalur diplomasi untuk meredam konflik?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
Music: Cavalry - Aakash Gandhi
#global #perang ##kompascomlab #Iran #Amerika #Iranvsamerika