Warga mendatangi Kantor Dinas Sosial Kota Bekasi setelah mengetahui BPJS Kesehatan PBI mereka terblokir, Selasa (10/2/2026).
Kondisi ini sudah berlangsung selama enam hari terakhir, seiring banyaknya warga yang mengurus reaktivasi kepesertaan.
Salah satunya Lukman, warga Teluk Pucung, Bekasi Utara, yang mengaku KIS atau BPJS PBI milik mertuanya baru diketahui terblokir saat hendak mendaftar di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Ternyata pas sudah digunakan, KIS-nya mati di saat pas pendaftaran mau ke, ujar Lukman di Dinsos Kota Bekasi.
Meski KIS diketahui tidak aktif, pihak rumah sakit tetap memberikan pelayanan medis. Namun keluarga pasien diminta mengurus reaktivasi KIS ke Dinas Sosial.
Lukman mengaku sempat khawatir mertuanya tidak dilayani akibat status KIS yang terblokir.
Pengalaman serupa dialami Sumantri, warga Kota Bekasi, yang baru mengetahui KIS miliknya terblokir saat mendaftar berobat di RSUD Kota Bekasi. Sumantri yang tengah menjalani pengobatan pengapuran dan saraf terjepit diminta mengaktifkan kembali BPJS-nya.
Akibatnya, Sumantri harus meninggalkan antrean rumah sakit untuk mengurus administrasi ke Dinas Sosial.
Ia mengaku tidak mengetahui adanya pemblokiran maupun perubahan kebijakan layanan kesehatan.
Kedua warga berharap pemerintah lebih aktif memberikan informasi terkait status kepesertaan KIS serta mempermudah proses administrasi bagi warga yang sedang sakit dan membutuhkan layanan kesehatan.
Simak selengkapnya dalam berikut ini.
Penulis: Cynthia Lova
Video Jurnalis: Nurpini Aulia Rapika
Video Editor: Cynthia Lova
Produser: Abba Gabrillin
#KISTerblokir #BPJSPBI #BPJSKesehatan #DinsosKotaBekasi
#WargaBekasi #bekasi #vjlab