JAKARTA, KOMPASTV- Dokumen ijazah yang digunakan Joko Widodo saat mencalonkan diri sebagai Presiden Republik Indonesia pada Pemilu 2014 dan 2019 akhirnya dibuka oleh Komisi Informasi.
Kreator konten atau YouTuber Sentana TV, Michael Sinaga membeberkan ada perbedaan dari data ijazah di 2 tahun tersebut.
“Selama berbulan-bulan, bahkan dengan lelah, keluar waktu, tenaga, dan segala macam, kita minta ke Komisi Informasi akhirnya hari ini dibuka yaitu ijazah yang digunakan Joko Widodo untuk mencalonkan diri jadi presiden di tahun 2014 dan 2019. 2014 yang bawah, 2019 yang atas. Nah, ini mengkonfirmasi temuan-temuan yang saya dapatkan dari sumber lainnya,” kata Kreator konten atau YouTuber Sentana TV, Michael Sinaga , Senin (9/2/2026).
Ia menegaskan terdapat perbedaan antara dokumen yang dibuka hari ini dengan data ijazah yang sebelumnya ia peroleh dari sumber-sumber lain, khususnya terkait ijazah yang digunakan pada pencalonan tahun 2014.
“Namun, ternyata ada yang salah di sini. Jadi, di sini agak berbeda dari sumber-sumber yang saya dapatkan mengenai ijazah yang digunakan 2014. Tetapi itu nanti akan kita investigasi lebih lanjut dan akan kita umumkan hasilnya begitu saya temukan,”jelasnya
Michael menyebutkan bahwa perbedaan tersebut akan menjadi fokus investigasi lanjutan.
Ia berjanji akan menyampaikan hasil penelusuran tersebut kepada publik setelah proses investigasi selesai dilakukan.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Vila Randita
#ijazahjokowi #michaelsinaga #kpu
Baca Juga Menko Pangan Target Swasembada Protein Di 2026 di https://www.kompas.tv/regional/649571/menko-pangan-target-swasembada-protein-di-2026
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/649583/michael-sinaga-ungkap-ijazah-jokowi-2014-dan-2019-ada-perbedaan-dengan-data-sebelumnya