Pertemuan terbaru antara Iran dan Amerika Serikat (AS) di Muscat, Oman, pada Jumat (6/2/2026), menjadi pembuka kembali dialog nuklir yang sempat terhenti akibat serangan Washington ke tiga fasilitas nuklir Iran pada Juni 2025.
Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menilai putaran pertama pembicaraan lebih sebagai ujian kepercayaan, untuk mengukur keseriusan Washington dalam mencapai kesepakatan.
Iran menegaskan negosiasi hanya akan berfokus pada program nuklir dan menolak pembahasan rudal balistik maupun isu regional. Terkait sanksi baru untuk Iran, ia pun meragukan tingkat keseriusan AS dalam negosiasi.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Aditya Jaya Iswara
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Narator: Nabilah Safirah
Video Editor: Dimas Septian Adiyathama
Produser: Akhmad Muawal Hasan
Music: Candy Apple Town - National Sweetheart
#Global #Konflik #Iran #PerundinganIranAS #NuklirIran #SyaratIrankeAS #IranVsAS #AmerikaSerikat #RudalBalistikIran
Artikel terkait:
https://internasional.kompas.com/read/2026/02/08/175543770/iran-ingin-lanjutkan-dialog-dengan-as-tapi-tegaskan-1-hal-apa-itu