Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa formasi militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah tidak membuat negaranya takut. Iran akan selalu siap melawan segala tekanan pihak luar. Pernyataan tersebut disampaikannya usai negosiasi Iran dan AS berlangsung, Minggu (8/2/2026).
Tuntutan Presiden AS Donald Trump terhadap Iran, yang tak semata hanya soal nuklir, membuat pembicaraan yang digelar di Oman kian alot. Meski ditekan dengan pengerahan armada perang AS di Timur Tengah, Araghchi menegaskan bahwa hal itu tidak akan membuat Iran takut mau pun gentar untuk melawan balik.
Selama pembicaraan pada Jumat (6/2/2026), Trump juga mengirim Laksamana Angkatan Laut AS Brad Cooper, kepala CENTCOM ke Oman. Kehadiran Cooper seolah menjadi peringatan terhadap Iran, dan pengingat akan kehadiran militer AS di kawasan tersebut.
Namun, ditegaskan Araghchi, hal itu tidak akan membuat Iran mengubah pendirian mereka selama negosiasi nuklir di Oman, dengan para utusan AS: Steve Witkoff dan Jared Kushner (menantu Trump).
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Vina Muthi Ambarwati
Narator: Vina Muthi Ambarwati
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
Music: Heaven and Hell - Jeremy Blake
#Global #Konflik #DailyNews #AbbasAraghchi #KonflikIranAS #Iran #AmerikaSerikat #Oman #NegosiasiNuklirIran