TEGAL, KOMPAS.TV - Tanah bergerak membuat bangunan pondok pesantren di Desa Padasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, roboh. Tak hanya pondok pesantren, insiden tanah bergerak juga merusak ratusan bangunan lainnya.
Untuk kedua kalinya, bangunan Pondok Pesantren Al Adalah di Desa Padasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, roboh.
Awalnya, asrama putra satu terdampak kerusakan paling parah.
Kali ini bangunan asrama putri roboh pada Sabtu malam, 7 Februari.
Dinding retak, lantai ambles, dan struktur bangunan runtuh akibat pergeseran tanah terus terjadi.
Tidak ada korban jiwa karena seluruh santri sudah diungsikan ke tempat lebih aman sejak peristiwa robohnya bangunan Ponpes Al Adalah pada Jumat dini, 6 Februari.
Tanah bergerak merusak 465 rumah warga, dengan 250 di antaranya rusak berat.
Relawan gabungan ikut membantu memindahkan barang-barang korban ke tempat yang lebih aman.
Menurut warga, tanah bergerak kali ini paling parah. Pemerintah pun memutuskan masyarakat di wilayah tanah bergerak direlokasi.
Hampir sepekan, 2.465 warga korban bencana tanah bergerak mengungsi di sejumlah lokasi pengungsian, salah satunya di gudang di Desa Padasari, Kabupaten Tegal.
#tanahbergerak #tegal #pondokpesantren
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/649415/tanah-bergerak-di-tegal-makin-parah-ponpes-roboh-dan-lebih-dari-2-465-warga-mengungsi-berut