RIAU, KOMPAS.TV - Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, marah besar atas kasus pembunuhan seekor gajah Sumatera di Kabupaten Pelalawan, Riau. Ia berjanji akan mengusut tuntas kasus tersebut. Herry mengatakan, gajah tersebut dibunuh secara mengenaskan.
Hingga kini Polda Riau masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku dengan melibatkan polisi kehutanan dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau.
Dari hasil pemeriksaan awal ditemukan fakta, kedua gading gajah hilang, yang menguatkan dugaan tindak pidana perburuan satwa dilindungi.
Selain itu, ditemukan juga dua potongan logam proyektil peluru yang mengindikasikan gajah ditembak sebelum diambil gadingnya.
Polda Riau tegaskan penyelidikan berbasis scientific crime investigation untuk memastikan seluruh proses berbasis bukti ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sebelumnya, Kabid Labfor Polda Riau AKBP Ungkap Siahaan menjelaskan, pihaknya bersama tim dari Direktorat Reskrimsus Polda Riau, Polres Pelalawan, dan BKSDA Riau telah melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi pada Selasa, 3 Februari lalu.
Hasil tes awal diketahui, dua potongan logam yang ditemukan di TKP positif mengandung timbal, fosfor tembaga atau kuningan, nitrat mesiu, dan gunshot residue.Labfor Polda Riau juga memeriksa sampel tanah dan genangan air di tiga titik dekat bangkai gajah, yakni di bawah ekor, kaki, dan kepala. Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ada indikasi bahwa gajah tersebut tewas diracun.
#gajah #riau #polisi
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/649363/gajah-sumatera-ditembak-dan-diambil-gadingnya-bukti-proyektil-ditemukan-di-tkp