Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Rhenald Kasali, hadir menjadi ahli ekonomi dan bisnis dalam lanjutan sidang kasus korupsi tata kelola minyak dan produk kilang minyak PT Pertamina (Persero) (3/2/2026).
Dalam sidang tersebut, Rhenald mengungkap kekhawatiran terhadap anak muda yang jadi enggan berbisnis dan menjadi pimpinan di perusahaan negara bila kerap terancam tersandung kasus hukum atas keputusan yang diambilnya.
Selain itu, Rhenald juga merespons soal Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang mendatangkan kapal besar membawa minyak sebanyak 1 juta barel langsung ke Cilacap.
Rhenald menilai selama ini hal yang membuat industri minyak dalam negeri tidak untung adalah melakukan impor minyak dari Singapura dengan harga yang lebih mahal dibanding membeli langsung seperti yang dilakukan Bahlil.
Bagaimana pendapatmu?
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #VODKompasTV