Perusahaan neuroteknologi asal Rusia, Neiry, mengembangkan proyek bio-drone dengan memanfaatkan burung merpati hidup yang ditanamkan teknologi "neural interface" untuk mengendalikan arah terbangnya.
Teknologi ini diklaim mampu mengatasi keterbatasan drone konvensional, terutama dalam hal daya tahan dan jangkauan operasional.
Meski ditujukan untuk sektor logistik, pertanian, dan tanggap darurat, sejumlah pakar memperingatkan potensi penyalahgunaan teknologi tersebut untuk kepentingan militer.
Dukungan investor yang dikaitkan dengan pemerintah Rusia juga memunculkan kekhawatiran baru terkait arah pengembangan bio-drone di masa depan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Aditya Jaya Iswara
Penulis Naskah: Lina Tiyas Patmulasih
Narator: Lina Tiyas Patmulasih
Video Editor: Maria Utari Dewi
Produser: Akhmad Muawal Hasan
#Saintek #Sains #Rusia #Bioteknologi #BioDrone #Merpati #Neuroteknologi #Drone #DroneRusia #DroneCanggih
Music: Robots and Aliens - Joel Cummins
Artikel terkait:
https://internasional.kompas.com/read/2026/02/06/220845770/perusahaan-rusia-uji-coba-bio-drone-pakai-merpati-hidup-terbangnya?page=all#page2