Pasien gagal ginjal kronik di sejumlah daerah dilaporkan kehilangan akses layanan cuci darah akibat penonaktifan mendadak kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Salah satu daerah yang terpantau terdampak adalah Parepare, Sulawesi Selatan. Meski demikian, suasana di RS Hasri Ainun Habibie terpantau normal dan layanan hemodialisa tetap berjalan seperti biasa.
Manajemen rumah sakit disebut proaktif memeriksa status kepesertaan BPJS pasien. Ketika ditemukan penonaktifan, pihak RS memberikan toleransi dan fasilitas khusus dengan mengarahkan serta mengomunikasikan keluarga pasien ke dinas terkait agar proses pengaktifan kembali dapat berjalan lancar.
Langkah ini dinilai krusial karena hemodialisa merupakan layanan medis vital, rutin, dan tidak bisa ditunda. Di RS Hasri Ainun Habibie sendiri, tercatat sekitar 40 pasien BPJS Kesehatan PBI menjalani cuci darah rutin setiap bulan.
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #BOLDKompasTV