Gedung putih mengatakan diplomasi adalah pilihan pertama Presiden Donald Trump untuk menangani Iran. Trump disebut akan menunggu untuk melihat apakah kesepakatan bisa dicapai dalam pembicaraan tingkat tinggi. Namun, Presiden AS ini juga memperingatkan bahwa dirinya memiliki opsi milliter yang bisa digunakan. Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan Trump akan selalu mengutamakan diplomasi dalam berurusan dengan negara-negara di seluruh dunia. Pernyataan ini disampaikan Leavitt kepada wartawan, Kamis (5/2/2026).
Di lain sisi, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dilaporkan telah berangkat ke Oman, Kamis (5/2/2026). Araghchi diperkirakan akan bertemu dengan utusan khusus Trump Steve Witkoff dan menantu sekaligus Penasihat Presiden Jared Kushner di Muscat, Oman. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei mengatakan Teheran akan terlibat dengan penuh wewenang dan dengan tujuan untuk mencapai pemahaman yang adil, saling diterima dan bermartabat mengenai isu nuklir.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Musayadah Khusnul Khotimah
Narator: Musayadah Khusnul Khotimah
Video Editor: Musayadah Khusnul Khotimah
Produser: Musayadah Khusnul Khotimah
Musik: Body of Water - TrackTribe
#Global #Konflik ##cclabs ##DailyNews #IranAS #NegosiasiASRusia #OpsiMiliterAS