Rusia menyebut para pihak dalam Perjanjian Pengurangan dan Pembatasan Senjata Serangan Strategis Lebih Lanjut (New START) tidak lagi terikat oleh kewajiban dan deklarasi simetris, serta bebas menentukan langkah selanjutnya mulai 4 Februari 2026.
Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan pihaknya telah berupaya memperpanjang perjanjian senjata nuklir itu, yang inisiatif terakhirnya diajukan pada 22 September.
Saat itu, Presiden Rusia Vladimir Putin secara terbuka mengusulkan agar pembatasan senjata terkait dalam perjanjian nuklir tersebut, tetap diberlakukan setidaknya selama satu tahun setelah masa berlakunya berakhir.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Vina Muthi Ambarwati Narator: Vina Muthi Ambarwati Video Editor: Destri Abdi Saputro Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas