Produsen pesawat asal Amerika Serikat, Boeing, menyatakan bahwa agenda pengadaan jet tempur F-15 untuk Indonesia sudah dihentikan.
Hal itu disampaikan Wakil Presiden Pengembangan Bisnis dan Strategi Boeing Defense, Bernds Peters, pada Selasa (3/2/2026). Peters menekankan proyek itu sudah tidak lagi menjadi agenda utama di internal Boeing.
Di sisi lain, pemerintah turut mengakui bahwa anggaran untuk pengadaan jet tempur itu belum direncanakan. Terlebih menurut Kemhan RI harga yang ditawarkan AS terhadap pesawat itu terlalu tinggi.