:

Gubernur NTT dan Pengamat Buka Suara soal Siswa SD Diduga Bunuh Diri karena Tak Bisa Beli Alat Tulis

4 jam lalu

NGADA, KOMPAS.TV - Polda NTT mendalami motif bunuh diri siswa SD di Kabupaten Ngada.

Polisi telah mendatangi keluarga korban dan memberi pendampingan psikologis.

Dari hasil penyelidikan awal, siswa kelas empat yang bunuh diri di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, itu sempat minta dibelikan buku dan pulpen kepada ibunya. Permintaan itu tidak terpenuhi karena sang ibu tidak memiliki uang.

Polda NTT sudah mengirimkan psikolog dan konselor untuk memberikan pendampingan kepada keluarga korban.

Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menyatakan keprihatinan mendalam atas kasus meninggalnya seorang siswa SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, yang diduga bunuh diri.

Mensos menegaskan, kejadian ini menjadi alarm bagi pemerintah untuk memperkuat pendampingan dan pemutakhiran data keluarga dengan kemiskinan ekstrem.

Siswa SD 10 tahun yang meninggal diduga bunuh diri menyisakan duka sekaligus pertanyaan bagi banyak orang tua, apa yang sebenarnya terjadi terutama potret kondisi ekonomi dan pendampingan pada anak. 

Kita bahas bersama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Marsel Robot, Pengamat Pendidikan sekaligus Dosen FKIP Universitas Nusa Cendana.

Baca Juga [FULL] Bupati Ngada dan Psikolog Anak Soal Kasus Siswa SD di Ngada Diduga Bunuh Diri | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/648602/full-bupati-ngada-dan-psikolog-anak-soal-kasus-siswa-sd-di-ngada-diduga-bunuh-diri-sapa-malam

#bunuhdiri #alattulis #ntt 

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/648607/gubernur-ntt-dan-pengamat-buka-suara-soal-siswa-sd-diduga-bunuh-diri-karena-tak-bisa-beli-alat-tulis

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke