:

Nasib Pilu Atlet Rugby Asal Garut, Sakit Parah dan Terkendala Biaya Pengobatan | BERUT

5 jam lalu

GARUT, KOMPAS.TV - Seorang atlet rugby asal Garut, Jawa Barat, Siti Nur Rahayu, kini tengah terbaring sakit dan kesulitan untuk berobat karena tak memiliki BPJS. Padahal, ia pernah mengharumkan nama daerah Garut dalam ajang PON.

Siti Nur Hayati, seorang atlet rugby asal Kampung Seni Baru, Garut, Jawa Barat ini, pernah memperkuat kontingen daerah dalam ajang Pekan Olahraga Nasional, PON 2024, yang digelar di Sumatera Utara dan Aceh. Kini kondisi Siti memprihatinkan.

Ia hanya bisa tertidur lemas karena sakit pada ususnya. Menurut dokter, Siti harus menjalani pengobatan rutin hingga operasi. Namun semua itu belum bisa dia lakukan karena terkendala biaya.

Selama ini, keluarga harus memutar otak untuk mencari biaya pengobatan Siti, ditambah ia tidak memiliki BPJS Kesehatan. Sang ibu berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah untuk kesembuhan Siti.

Di tengah rasa sakit, Siti hanya bisa pasrah. Ia menahan perih dan kecewa, seakan dilupakan setelah seluruh pengorban yang pernah ia berikan untuk daerahnya.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga John Herdman Terbang ke Eropa Demi Bangun Chemistry Timnas, Ini Kata Zaenal Arief dan Bung Joy di https://www.kompas.tv/olahraga/648591/john-herdman-terbang-ke-eropa-demi-bangun-chemistry-timnas-ini-kata-zaenal-arief-dan-bung-joy

#atletrugby #atlet #penyakit #atletsakit

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/648594/nasib-pilu-atlet-rugby-asal-garut-sakit-parah-dan-terkendala-biaya-pengobatan-berut

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke