Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membantah informasi yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menggunakan dua pesawat kenegaraan saat melakukan kunjungan luar negeri.
Teddy menjelaskan, dalam sistem pemerintahan, setiap kepala negara memang memiliki prosedur pengamanan, termasuk kesiapan pesawat cadangan.
Namun, hal tersebut tidak berarti presiden menggunakan dua pesawat secara bersamaan.
Ia menambahkan, sesuai ketentuan, negara sebenarnya dapat menyiapkan hingga dua pesawat kenegaraan.
Hingga kini, penggunaan satu pesawat dinilai sudah mencukupi untuk mendukung kegiatan kepresidenan, baik dari sisi keamanan maupun efisiensi.