:

Tragedi Siswa SD di Ngada NTT, Akhiri Hidup Diduga Tak Mampu Beli Buku dan Pena

12 jam lalu

Seorang siswa SD berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga mengakhiri hidupnya karena tak mampu membeli buku dan pena.

Sebelum mengakhiri hidup, bocah SD itu sempat meninggalkan sepucuk surat untuk ibunya. Dalam surat tersebut, tertulis ungkapan perpisahan kepada sang ibu.

Korban diketahui tinggal bersama neneknya karena ibunya merupakan orang tua tunggal yang bekerja sebagai petani dan kerja serabutan.

Ibu korban mengurusi lima anak, termasuk korban yang telah meninggal dunia.

Tragedi siswa SD mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Sosial (Kemensos) pun angkat bicara.

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke