Khoirul Anam, satpam BRI Cabang Tanjung Priok membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi dan keraguan keluarga bukanlah penghalang untuk meraih pendidikan tinggi.
Meski sempat tidak direstui keluarga saat ingin melanjutkan kuliah, Anam berhasil menyelesaikan pendidikan hingga jenjang S2 berkat kerja keras dan ketekunannya menabung dari gaji sebagai satpam.
Anam mengungkapkan, penolakan keluarga muncul karena kekhawatiran soal biaya. Ada anggapan bahwa kuliah tinggi hanya akan menghabiskan uang tanpa kepastian masa depan.
Namun bagi Anam, pendidikan adalah jalan hidup yang ingin ia perjuangkan. Ia memilih melangkah tanpa membebani orang tua dan bertekad membiayai sendiri pendidikannya.
Seiring waktu, sikap keluarga pun berubah. Anam mengatakan, dukungan justru mengalir ketika keluarganya melihat kesungguhan dan konsistensinya.
Sejak 2018, ia bekerja sebagai satpam dan menyisihkan gaji untuk biaya kuliah. Bahkan saat pandemi COVID-19 melanda dan ia sempat menganggur selama beberapa bulan, Anam tetap melanjutkan pendidikan dengan mengandalkan tabungan hasil kerjanya sendiri tanpa meminta bantuan keluarga.
Kini, Anam telah menempuh pendidikan S1 Manajemen di Universitas Pamulang sejak 2019 dan S2 Manajemen di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma.
Selain itu, ia juga mengambil S1 Pendidikan Agama Islam di STIT Bustanul Ulum Lampung Tengah sembari bekerja sebagai satpam di Bank BRI, Cabang Tanjung Priok, Yos Sudarso.
Simak selengkapnya dalam berikut ini.
Penulis: Cynthia Lova
Video Jurnalis: Cynthia Lova
Video Editor: Cynthia Lova
Produser: Abba Gabrillin
#SatpamLulusS2 #KuliahS2 #PerjuanganKuliah
#KisahInspiratif #Vjlab