Tragedi kasus bunuh diri siswa SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi sorotan publik. Tragedi itu diduga dipicu oleh ketidakmampuan keluarga memenuhi permintaan korban untuk membeli buku dan alat tulis.
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Diyah Puspitarini, mengatakan hal ini perlu perhatian khusus. Terutama dari berbagai pihak dan pemerintah, sebab persoalan pendidikan mestinya menjadi tanggung jawab negara.