Kondisi rumah sederhana tempat tinggal YBS, siswa SD di Kabupaten Ngada, NTT, menjadi saksi bisu dirinya mengakhiri hidup.
Ia diketahui tinggal di pondok bambu sederhana bersama neneknya. Namun meski dalam keterbatasan ekonomi, semangatnya untuk bersekolah tak pernah pudar.
Namun karena diduga sang ibu tidak mampu membelikan buku dan pena seharga Rp10.000, siswa kelas 4 SD itu nekat mengakhiri hidupnya.
KONTAK BANTUAN:
Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.
Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa menyimak laman Into the Light Indonesia.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Rachmawaty
Penulis Naskah: Lina Tiyas Patmulasih
Narator: Lina Tiyas Patmulasih
Video Editor: Aqmal Safa Rifai
Produser: Naufal Noorosa Ragadini
#Peristiwa #Viral #Indonesia #SiswaSDNTT #SiswaSDBunuhDiri #AnakBunuhDiri #SiswaNgadaNTT
Musik: Alone - Emmit Fenn
Artikel terkait: https://www.kompas.com/jawa-timur/read/2026/02/04/101500888/melihat-kondisi-keluarga-siswa-sd-yang-tewas-di-ntt-hidup-dalam