:

Ingatkan Pemimpin Negara, Arief Hidayat: Tak Semuanya Harus Menjadi Punya Kita

3 hari lalu

Eks Hakim Konstitusi, Arief Hidayat menyampaikan pesan utama untuk para pemimpin negara dan mengingatkan batasan sebagai manusia, usai resmi mengakhiri jabatan pada Rabu (4/2/2026).

Arief mengingatkan bahwa setiap manusia di Nusantara harus menyadari adanya batasan dalam kekuasaan.

"Kita sebetulnya sebagai bangsa yang hidup di Nusantara ini harus selalu mengetahui ada batas-batas manusia. Tidak semuanya harus menjadi punya kita dan selamanya menjadi milik kita. Baik itu harta, jabatan, maupun kekuasaan, harus ada batasnya," ujar Arief di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).

Menurutnya, seorang pemimpin harus tahu kapan waktunya berhenti dan memberikan kesempatan kepada generasi penerus yang lebih kompeten.

Kalau enggak merasa bisa, ya kita tidak usah ingin apa-apa. Tapi kalau kita merasa ada orang yang lebih hebat, ada orang yang lebih mampu dan berkompeten, maka orang seperti itulah yang harus kita beri kesempatan untuk memimpin, lanjutnya.

Dia menutup pesannya dengan mengingatkan bahwa tugas utama seorang pemimpin adalah mengayomi masyarakat bawah.

"Kita harus selalu memikirkan rakyat kecil. Itulah yang mestinya diemban oleh para pemimpin publik di Indonesia ini," pungkasnya.


Simak selengkapnya dalam video berikut!


Penulis: Siti Laela Malhikmah

Video Jurnalis: Siti Laela Malhikmah

Video Editor: Siti Laela Malhikmah

Produser: Abba Gabrillin


#Pemerintah #Politik #AriefHidayat #Prabowo #Politik #News #vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke