KONAWE, KOMPAS.TV - Ratusan sopir truk berunjuk rasa di kantor DPRD Konawe. Mereka menuntut aktivitas tambang pasir kembali diaktifkan.
Pengunjuk rasa yang tergabung dalam persatuan sopir truk konawe, mendatangi kantor dprd konawe. Mereka menuntut aktivitas tambang pasir kembali diizinkan beroperasi. Pengunjuk rasa bilang, kehilangan pendapatan harian pasca tambang pasir berhenti beroperasi lebih dari sepekan. Penghentian operasi dipicu adanya pelaporan ke polda terkait dugaan tambang pasir ilegal, di wilayah sungai konaweeha. Aksi unjuk rasa berjalan kondusif dengan pengawalan polisi.
anggota DPRD Konawe yang menerima massa aksi bilang, aktivitas pertambangan pasir di sejumlah titik dibantaran sungai konaweeha, belum mengantongi izin resmi.masalah perizinan galian C kerap menjadi sumber konflik yang berulang setiap tahun,
Anggota dewan mendorong pemerintah segera membahas skema izin pertambangan pasir diwilayah sungai konaweeha, agar aktivitas penambangan memiliki payung hukum dan tidak menimbulkan polemik.
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/648415/unjuk-rasa-tuntut-aktivitas-tambang-diaktifkan