KOMPAS.TV - Aksi heroik dilakukan seorang sopir angkot Jaklingko. Dengan beraninya, ia menggagalkan aksi jambret di Ciracas, Jakarta Timur.
Sopir Jaklingko yang melihat dengan mata kepalanya sendiri saat insiden penjambretan terjadi kemudian mengejar pelaku.
Ia melajukan angkotnya ke arah pelaku dan menyerempetnya hingga pelaku jatuh.
Kasus heroik menggagalkan aksi jambret bukan hal baru.
Sebelumnya, di Ampang, Kota Padang, seorang pengemudi pikap menggagalkan penjambretan dibantu seorang personel dari Satlantas Polres Padang Pariaman.
Sopir mobil pikap melihat seorang ibu pengendara motor dijambret gelangnya. Sopir pikap menghentikan penjambret dengan cara menabraknya.
Seorang personel dari Satlantas Polres Padang Pariaman yang kebetulan ada di lokasi membantu menangkap pelaku.
Dari tiga peristiwa, ada tiga perbedaan perlakuan hukum terhadap orang yang melawan atau menggagalkan aksi jambret.
Berkaca pada kasus-kasus ini, mestinya kasus Hogi tak perlu terjadi.
Semoga ke depannya tidak terulang kasus Hogi.
Agar masyarakat tak ragu untuk melawan kejahatan.
#hogiminaya #jambret #jaklingko #ciracas #sleman
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/648321/sama-sama-gagalkan-aksi-penjambretan-tapi-nasib-hogi-minaya-sopir-jaklingko-berbeda