Kabar meninggalnya siswi SMA Negeri 2 Kudus, Jawa Tengah, pascaperistiwa dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) beberapa waktu lalu dipastikan tidak berkaitan dengan keracunan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus menegaskan, siswi tersebut meninggal dunia akibat penyakit kanker yang telah lama dideritanya.
Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional juga menyampaikan bahwa SPPG Purwosari memastikan meninggalnya siswi SMA Negeri 2 Kudus tidak terkait dengan program MBG. Sejak Januari 2025, RMA tercatat tidak lagi berangkat ke sekolah sehingga secara otomatis tidak termasuk dalam penerima paket MBG.
Sebelumnya, sejumlah siswa SMA Negeri 2 Kudus mengalami keluhan mual dan muntah usai menyantap menu MBG, sehingga sebanyak 138 siswa harus dilarikan ke rumah sakit.
Dua hari setelah kejadian, beredar kabar bahwa salah satu siswi berinisial RMA meninggal dunia. Namun dipastikan, RMA tidak meninggal akibat keracunan MBG. RMA diketahui telah lama menderita kanker nasofaring dan menjalani perawatan intensif serta kemoterapi secara rutin.
Tuliskan komentarmu dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #BOLDKompasTV