:

Iran Ogah Didikte AS soal Negosiasi, Washington Panaskan Mesin Perang di Laut Merah

6 hari lalu

Iran menolak didikte oleh Amerika Serikat soal negosiasi nuklir. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei menegaskan hingga kini pemerintah pusat Teheran belum pada keputusan ingin bernegosiasi seperti yang digembar-gemborkan Donald Trump, Senin (2/2/2026).

"Iran, meskipun tulus dan serius dalam hal proses diplomatik, tidak pernah menerima ultimatum atau tenggat waktu apa pun. Oleh karena itu, hal seperti itu (tenggat waktu yang ditetapkan oleh Trump) tidak dapat dikonfirmasi," ungkap Baghaei 

Sementara di tengah upaya AS memaksa Iran untuk bernegosiasi, kapal-kapal perangnya terus melakukan latihan tempur di kawasan Laut Merah. Tampak kapal perusak USS Delbert D. Black mulai bersiaga di perairan Timur Tengah bersama armada laut Israel sejak Sabtu (31/1/2026).

Meski berada di bawah bayang-bayang kekuatan militer AS, Iran secara provokatif menolak tunduk pada ultimatum Washington dan memilih memperkuat posisi lewat latihan tempur bersama Rusia serta China. Di balik ketenangan kota Teheran, sebuah keputusan besar tengah digodok yang akan menentukan apakah diplomasi ini berakhir dengan jabat tangan atau ledakan konflik baru.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Marvel Dalty

#global #perang ##kompascomlab #IranAmerika #Iran #Amerika #IranvsAmerika

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke