KOMPAS.TV - Menanggapi keberatan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), pemerintah akan segera membuka dialog terkait partisipasi Indonesia dalam Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Mensesneg, Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa pemerintah menghormati aspirasi MUI dan meyakini dialog dapat menjadi ruang untuk memberikan penjelasan mengenai alasan Indonesia bergabung ke forum tersebut.
Menurut Mensesneg, keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian menjadi upaya memberikan masukan demi kemerdekaan Palestina.
Namun, Indonesia harus membayar iuran sebesar 1 juta dolar Amerika Serikat, atau sekitar Rp17 miliar, sebagai komitmen keikutsertaan di Dewan Perdamaian.