:

Tambang Pasir Ditutup, Sopir Truk Konawe Unjuk Rasa ke DPRD Karena Kehilangan Penghasilan

3 minggu lalu

KONAWE, KOMPAS.TV - Ratusan sopir truk berunjuk rasa di Kantor DPRD Konawe menuntut agar aktivitas tambang pasir diaktifkan kembali. Para sopir menyebut berhentinya tambang pasir telah melumpuhkan roda ekonomi keluarga mereka.

Para sopir yang tergabung dalam Persatuan Sopir Truk Konawe mendatangi Kantor DPRD Konawe menuntut agar aktivitas tambang pasir diizinkan beroperasi kembali.

Ratusan sopir truk mengaku kehilangan pendapatan setelah tambang pasir berhenti beroperasi.

Operasi tambang pasir dihentikan karena ada laporan polisi terkait dugaan tambang pasir ilegal di wilayah Sungai Konaweha.

Massa aksi meminta dialog terbuka antara pemerintah daerah, pengelola tambang pasir, dan perwakilan sopir truk untuk mencari jalan keluar yang adil dan tidak merugikan para sopir.

Aksi unjuk rasa berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan berjalan kondusif.

Baca Juga Guru Honorer Konawe Selatan Divonis Bebas, Hakim Minta Nama Supriyani Dipulihkan di https://www.kompas.tv/nasional/555824/guru-honorer-konawe-selatan-divonis-bebas-hakim-minta-nama-supriyani-dipulihkan

#konawe #dprd #tambang 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/648060/tambang-pasir-ditutup-sopir-truk-konawe-unjuk-rasa-ke-dprd-karena-kehilangan-penghasilan

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke