:

PSI Tolak Wacana Kepala Daerah Dipilih DPR

3 minggu lalu

MAKASSAR, KOMPAS.TV - Wacana pemilihan kepala daerah oleh dpr jadi fokus utama rakernas psi. Ketua umum psi secara tegas menolak kepala daerah dipilih dprd dan menyerahkan pemilihan langsung oleh rakyat untuk demokrasi indonesia.

Penolakan disampaikan ketua umum partai solidaritas indonesia, kaesang pangarep, saat membuka rapat kerja nasional psi di kota makassar. Kaesang menegaskan, psi akan mendukung demokrasi bersama rakyat dan kepala daerah dipilih oleh rakyat.

“Kita menjalani proses demokrasi. Evaluasi terus dilakukan. Kita harus jujur mengakui pemilihan langsung masih memiliki berbagai kekurangan, mulai dari praktik politik amplop hingga persoalan ambang batas pencalonan yang awal mulanya berbasis kursi lalu diubah menjadi ambang batas perolehan suara sah partai politik. Pesan utamanya jelas, bangsa ini sedang terus belajar memperbaiki sistem pemilihannya. Perubahan demi perubahan dilakukan agar sistem demokrasi kita mampu melahirkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas dan berpihak kepada masyarakat Indonesia. Dalam konteks ini, PSI berpandangan bahwa partisipasi masyarakat adalah kunci utama dalam menentukan sistem pemilu kita seperti apa kedepannya. Meskipun PSI saat ini belum memiliki kewenangan menentukan sikap di Senayan terkait revisi undang-undang, namun saya tegaskan sikap PSI akan selalu satu suara dengan rakyat Indonesia” ungkap Kaesang Pangarep - Ketua Umum PSI.

“Rekan-rekan sekalian, Rakernas PSI itu adalah momentum yang sangat-sangat baik. Ini adalah konsolidasi nasional sekaligus tindak lanjut transformasi pasca Kongres di Solo. PSI telah bertransformasi bukan hanya soal logo, tetapi juga cara pandang menjadi partai yang lebih terbuka. Partai Super Terbuka adalah jawaban atas tantangan zaman, atas praktik politik tertutup yang menciptakan jarak antara elit dengan anggota bahkan dengan masyarakat. Di mana keputusan-keputusan seringkali hanya ditentukan oleh struktur tanpa melibatkan kader sama sekali.

Melalui Rakernas kita meneguhkan PSI sebagai rumah bersama, rumah bagi buruh, rumah bagi nelayan, rumah bagi petani, rumah bagi pekerja informal, siapapun seluruh lapisan masyarakat kita terima. Semua ini akan diperkuat melalui keputusan-keputusan strategis yang akan ditetapkan di Rakernas PSI kali ini. Selain itu, Rakernas ini juga akan menetapkan arah kebijakan dan kerja politik PSI dalam jangka pendek, menengah hingga 2029 termasuk agenda aksi politik nasional seperti pengawasan anggaran, tata kelola yang adil dan berkelanjutan serta politik kebhinekaan. Teman-teman sekalian, yakin dan percayalah PSI akan menjadi partai yang sangat-sangat besar, pungkas Kaesang.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/647997/psi-tolak-wacana-kepala-daerah-dipilih-dpr

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke