Ketegangan hubungan antara Amerika Serikat dan sejumlah sekutunya membuka peluang baru bagi China untuk memperluas pengaruh diplomatik.
Di tengah kebijakan perdagangan dan langkah luar negeri Washington yang dinilai konfrontatif, Beijing tampil sebagai mitra alternatif bagi negara-negara Barat.
Para pemimpin Eropa dan Kanada mulai berdatangan ke China untuk memperdalam kerja sama ekonomi dan politik, meski perbedaan pandangan terkait isu sensitif tetap ada.
Situasi ini memberi Beijing ruang manuver yang lebih luas dalam menghadapi dinamika geopolitik global.
Perkembangan tersebut menunjukkan pergeseran keseimbangan diplomasi internasional, ketika jarak antara Amerika Serikat dan mitra tradisionalnya justru memperkuat posisi China di panggung dunia.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Novyana Nurmita Dewi Narator: Novyana Nurmita Dewi Video Editor: Novyana Nurmita Dewi Produser: Novyana Nurmita Dewi