JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengakui adanya tunjangan tambahan penghasilan pegawai (TPP) guru madrasah non-ASN yang belum tersalurkan, khususnya di Probolinggo, Jawa Timur.
Menurut dia, persoalan tersebut disebabkan oleh ketidakhadiran guru saat proses verifikasi data jelang proses pencairan yang dimulai disalurkan pada 2025 kemarin.
“Memang ada yang pada saat dilakukan verifikasi, yang bersangkutan tidak datang. Padahal itu kan persyaratannya harus tawajjuh di situ ya,” ujar Nasaruddin dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR, Rabu (28/1/2026).