Dalam bagian ini, Allah SWT menjelaskan makna shalat tahajud secara lebih dalam.
Tahajud bukan sekadar shalat malam, tetapi usaha untuk melawan rasa kantuk demi mendekat kepada Allah.
Ia adalah ibadah tambahan, ibadah yang dilakukan bukan karena kewajiban, melainkan karena cinta kepada Rabb semesta alam.
Allah berfirman agar sebagian malam digunakan untuk bertahajud, sebagai nafilah, ibadah tambahan.
Dan setiap ibadah tambahan yang dilakukan dengan ikhlas tidak pernah sia-sia. Justru dari situlah Allah membuka pintu-pintu kebaikan yang tidak terduga.
Orang yang konsisten bangun malam, kata Allah, akan diberi kedudukan yang terpuji. Bukan hanya dimuliakan oleh Allah, tetapi juga dihormati oleh manusia.
Cahaya itu bukan sekadar tampak di wajah, tapi juga terasa dalam sikap, tutur kata, dan ketenangan hidupnya.
Lebih dari itu, Allah menjanjikan bimbingan. Orang yang bangun malam akan dibimbing dalam ibadah dan kehidupannya, diarahkan menuju pilihan-pilihan yang lebih baik.
Karena pada dasarnya, setiap manusia memiliki fitrah untuk menginginkan hidup yang lebih baik.
Dan tahajud adalah salah satu jalan paling halus yang Allah siapkan untuk memperbaiki hidup hamba-Nya.
Shalat tahajud mengajarkan kita bahwa perubahan besar sering dimulai dari malam yang sunyi, doa yang pelan, dan sujud yang panjang.
Dari sanalah Allah membentuk hati, memperbaiki arah hidup, dan mengangkat derajat seorang hamba.
Sahabat Kompas TV,
saksikan video lengkapnya hanya di channel youtube Kalam Hati,
setiap hari Minggu jam 13.00 WIB.
Jangan lupa Like, Comment, and share.
Serta follow akun Instagram kita di: @dikalamhati
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/kalam-hati/646675/kenapa-allah-memuliakan-orang-yang-bangun-malam-kalam-hati