:

Alasan Dirut BEI Mengundurkan Diri Imbas IHSG Anjlok Dua Hari Berturut | KOMPAS SIANG

21 jam lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Buntut anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama dua hari berturut-turut, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) mengundurkan diri pada Jumat (30/01/2026) pagi.

Meski pasar dibuka di zona positif pada Jumat (30/01/2026) pagi, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Iman Rachman, secara resmi menyatakan pengunduran dirinya.

Iman menjelaskan pengunduran diri tersebut merupakan bentuk tanggung jawab setelah pasar modal Indonesia mengalami penurunan signifikan selama dua hari berturut-turut.

Ia berharap langkah pengunduran diri ini dapat menjadi upaya perbaikan agar pasar modal Indonesia ke depan menjadi lebih baik.

Dua hari sebelumnya, IHSG mendapat tekanan setelah MSCI mengumumkan pembekuan sementara terhadap indeks-indeks saham di Indonesia. Kondisi tersebut berdampak pada perdagangan IHSG hingga berujung pada penghentian perdagangan sementara atau trading halt.

Baca Juga Pemerintah Respons Gejolak IHSG Anjlok, Menko Airlangga: Fundamental Indonesia Kuat, Mulai Rebound di https://www.kompas.tv/ekonomi/647338/pemerintah-respons-gejolak-ihsg-anjlok-menko-airlangga-fundamental-indonesia-kuat-mulai-rebound

#ihsg #dirutbei #dirutbeimundur

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/647357/alasan-dirut-bei-mengundurkan-diri-imbas-ihsg-anjlok-dua-hari-berturut-kompas-siang

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke