:

Taktik Kamuflase Iran: Drone Murah "Kuras" Peluru Pertahanan AS, Rudal Hipersonik jadi Senjata Utama

1 hari lalu

Iran boleh kalah secara teknologi militer, tapi bukan berarti tidak melawan. AS dan Israel tidak mungkin lupa, Iran punya taktik kamuflase serangan berujung trauma di Tel Aviv pada Juni 2025 lalu.

Serangan sporadis seperti drone dan rudal pada Juni 2025 dicap pemborosan oleh para anti-rezim Iran, tapi bagi Teheran itu taktik yang sudah diperhitungkan matang. Bagi Iran kuantitas itu kualitas. Bahan pembuatan drone dan rudal yang murah, menjadikan Iran punya kelebihan dalam produksi massal, bahkan cepat hingga membuat Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu panik dan melaporkannya ke Donald Trump.

Jumlah senjata udara yang banyak ini, akan memberi keunggulan Iran menyerang dengan jumlah masif. Mengandalkan taktik saturasi dan sinkronisasi, Iran mampu mengerahkan ribuan drone murah seperti Shahed-136 dan rudal lawas lain sebagai umpan atau kamuflase untuk menguras amunisi sistem pertahanan mahal milik Amerika Serikat dan Israel (seperti Patriot dan Iron Dome) hingga mencapai fase kritis reloading atau fatal gap.

Di saat musuh kewalahan secara logistik dan finansial akibat ketimpangan biaya operasional, Iran meluncurkan serangan gelombang kedua menggunakan rudal jelajah dan rudal hipersonik Fattah yang mampu menjangkau seluruh pangkalan militer AS di Timur Tengah hanya dalam waktu tujuh menit. Ini bisa kian berat jika proksi Iran seperti Hizbullah dan Houthi ikut panasi situasi.

Strategi "kalkulator maut" bahkan masuk kekhawatiran Marco Rubio, Menteri Luar Negeri AS. Iran tidak perlu menang secara teknologi, melainkan cukup membuat musuh lelah, rugi, malu, dikecam dunia, lalu terpaksa kembali ke meja perundingan.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty

Music: Chariots of War - Aakash Gandhi

#global #konflik ##kompascomlab #Iran #AmerikaIran #IranvsAmerika

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke