Jam Kiamat semakin dekat dengan tengah malam. Bumi pun dinilai semakin dekat dengan kehancuran. Dilansir dari CNN, pada awal era nuklir, para ilmuwan menciptakan "Jam Kiamat" sebagai penggambaran simbolis seberapa dekat umat manusia dengan kehancuran dunia.
Bulletin of the Atomic Scientists, yang menetapkan Jam Kiamat pada tahun 1947, pada Selasa (27/1/2026) telah menyetel jam tersebut pada 85 detik sebelum tengah malam, jarak terdekat yang pernah dicapai Jam Kiamat menuju tengah malam.
Presiden dan CEO Bulletin, Alexandra Bell, mengatakan Jam Kiamat adalah alat untuk menyampaikan seberapa dekat manusia dengan kehancuran dunia akibat teknologi yang diciptakan oleh manusia itu sendiri.
"Risiko yang kita hadapi dari senjata nuklir, perubahan iklim, dan teknologi yang mengganggu semuanya semakin meningkat. Setiap detik berharga dan waktu kita semakin habis. Ini adalah kenyataan yang sulit, tetapi inilah realitas kita," kata Bell.
Terkait perbuahan "Jam Kiamat", Ketua dewan ilmu pengetahuan dan keamanan Bulletin, Dr. Daniel Holz mengatakan, para ilmuwan Bulletin memperingatkan bahwa negara-negara perlu mengubah arah menuju kerja sama internasional dan tindakan terhadap risiko eksistensial yang paling kritis.
Simak selengkapnya dalam video berikut.
Penulis Naskah: Angela Putri Defana
Narator: Angela Putri Defana
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
#Global #Konflik #Dailynews #AncamanGlobal #JamKiamat #SenjataNuklir #PerubahanIklim #AI #JamKiamatMaju
Music: Heaven and Hell - Jeremy Blake