:

Miris! Cekcok Perkara Sengketa Batas Tanah, Paman Aniaya Keponakan Hingga Tewas | BERUT

2 hari lalu

JEMBER, KOMPAS.TV - Gara-gara sengketa batas tanah, seorang pria di Jember, Jawa Timur tewas dibunuh tetangganya yang juga sekaligus pamannya sendiri.

Korban sempat melarikan diri meminta pertolongan warga, namun nyawanya tak tertolong.

Suasana tegang terjadi saat polisi hendak membawa jenazah Sumarsono, warga Desa Glagah, untuk diotopsi usai tewas dibunuh pamannya sendiri.

Keluarga yang sempat menolak, akhirya menerima upaya persuasif dari polisi.

Sumarsono tewas akibat dibunuh pamannya yang juga tetangganya di Desa Glagah, Kecamatan Kalisat, Jember, Jawa Timur.

Peristiwa tragis itu sempat disaksikan warga, yang melihat korban berusaha melarikan diri dengan penuh luka, namun terus dikejar pelaku yang membawa senjata tajam.

Meski sempat dilerai warga, namun nyawa korban tak tertolong.

Peristiwa itu diduga terjadi karena perselisihan batas tanah antara rumah korban dan pelaku.

Polisi telah menangkap pelaku dan saat ini sedang ditahan dan dalam proses pemeriksaan di Mapolsek Kalisat Jember.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Ahok Beber Alasan Mundur dari Komut Pertamina, Sebut karena Beda Pandangan dengan Jokowi di https://www.kompas.tv/nasional/646689/ahok-beber-alasan-mundur-dari-komut-pertamina-sebut-karena-beda-pandangan-dengan-jokowi

#pembunuhan #jenazah #sengketatanah #jember

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/646691/miris-cekcok-perkara-sengketa-batas-tanah-paman-aniaya-keponakan-hingga-tewas-berut

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke