:

Dampak Angin Kencang, Harga Ikan Laut di Pasaran Melonjak

12 jam lalu

MALANG, KOMPAS.TV - Di Pasar Besar Malang, kenaikan harga terjadi pada semua jenis ikan laut segar. Kenaikan harga ikan laut ini terjadi sejak beberapa pekan terakhir atau sejak cuaca buruk dan angin kencang melanda wilayah pesisir.

Maria Ulfa, salah satu pedagang ikan laut segar mengatakan bahwa kenaikan harga ikan laut ini terjadi sejak dari nelayan. Kenaikan harga rata rata lima ribu hingga sepuluh ribu rupiah per kilogram. Maria mencontohkan, cumi yang biasanya Rp 70 ribu kini naik menjadi Rp 80 ribu per kilogram. Udang yang biasanya Rp 70 ribu naik menjadi Rp 80 ribu.

Selain harga yang melonjak, beberapa jenis ikan juga menghilang di pasaran seperti ikan tengiri dan barakuda. Hal ini menurut pedagang karena tidak adanya pengiriman dari nelayan karena ikan tersebut susah didapat dalam kondisi cuaca seperti ini.

"Agak sulit, agak susah, mahal mahal, kalo tidak mau mahal nggak dikirim. Kenaikan perkilo sampe 10 ribu, biasanya tengiri Rp 65 ribu jualananya Rp 75 ribu, sekarang dari sana sudah Rp 75 ribu belum ongkos." Terang Maria. 

Sementara itu, menurut Tini, salah satu pembeli mengaku kenaikan harga ikan laut ini tidak menjadi kendala asalkan ikan yang dibutuhkan tersedia di pasar.

"Tergantung situasi, ndak pernah nawar asalkan barangnya ada tidak masalah, penting mengonsumsi ikan laut hampir setiap hari." Kata Tini. 

Pedagang menambahkan, karena sulitnya mendapatkan ikan di laut, beberapa jenis ikan yang didapatkan pedagang adalah ikan hasil penyimpanan dari lemari pendingin yang sengaja dikeluarkan saat kondisi seperti saat ini.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/646567/dampak-angin-kencang-harga-ikan-laut-di-pasaran-melonjak

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke