Pemerintah telah menetapkan harga tarif token listrik untuk pelanggan prabayar PLN, yang berlaku pada periode 26 Januari hingga (1/2/2026). Penetapan ini menjadi acuan bagi masyarakat dalam membeli token listrik, sesuai kebutuhan masing-masing.
Pelanggan PLN dapat membeli token listrik dengan berbagai nominal harga, mulai dari jumlah kecil hingga maksimal mencapai Rp 1 juta.
Token listrik yang dibeli pelanggan prabayar, akan dikonversikan ke dalam satuan Kilowatt hour, atau kWh. Kode token itu kemudian dimasukkan ke dalam meteran listrik, dan setelahnya jumlah kWh akan muncul di layar meteran.
Besaran kWh yang diterima pelanggan tidak selalu sama, karena bergantung pada jenis golongan, serta daya atau volt ampere yang digunakan. Perbedaan tarif berlaku untuk pelanggan rumah tangga, bisnis, industri, fasilitas umum, hingga pelayanan sosial.
Berikut rincian lengkap harga token atau tarif listrik PLN yang berlaku pada 26 Januari-1 Februari 2026
Simak selengkapnya dalam video berikut.
Penulis: Aditya Priyatna Darmawan, Albertus Adit
Penulis Naskah: Angela Putri Defana
Narator: Angela Putri Defana
Video Editor: Angela Putri Defana
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
Music: Puffs - Text Me Records _ Social Work
#Ekonomi #Finansial #Dailynews #TokenListrik #PLN #KWH #TarifListrikJanuari #Listrik #TokenListrik
Artikel terkait:
https://www.kompas.com/tren/read/2026/01/25/190000265/harga-token-listrik-26-januari-1-februari-2026-beli-rp-50.000-atau-rp