:

"Jebakan" Geografis Iran: Taktik Benteng Pegunungan Zagros dan Kota Rudal Mematikan

2 hari lalu

Iran berhasil menjadikan tantangan geografis pegunungan Zagros sebagai "benteng alami" untuk bertahan dan menyerang balik musuh.

Ternyata strategi bertahan ini sudah dimulai sejak era Kekaisaran Persia hingga sekarang berevolusi dalam perang rudal dan drone modern. Mantan pejabat CIA, Kenneth Pollack berucap dalam buku "Unthinkable: Iran, The Bomb, And American Strategy" mengungkap bahwa melakukan invasi darat ke Iran, sama dengan bunuh diri.

Teheran memanfaatkan medan terjal sepanjang 1.500 km ini untuk menjalankan strategi perang asimetris, termasuk membangun "kota rudal" bawah tanah di dalam struktur batu granit yang kebal terhadap bom penghancur bunker.

Dengan menempatkan unit militer lincah dan instalasi strategis di perut bumi, Iran berhasil menciptakan sistem deteren (penjera) yang efektif, menjadikan wilayahnya sebuah labirin mematikan yang melindungi kedaulatan negara dari ancaman luar.

Lantas, bagaimana taktik Iran memanfaatkan kelebihan geografis itu menjadi kekuatan?

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty

Music: Duty Calls - Rod Kim, Missing Persons - Jeremy Blake

#global #konflik ##kompascomlab #Iran #IRGC #Zagros #IranvsAmerika #RudalIran

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke