Dua mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama dan Bill Clinton kompak mengecam sikap Donald Trump terhadap aksi agen ICE yang kembali menembak mati warga di Minneapolis.
Obama dan Clinton sama-sama menyerukan agar warga AS bersatu, dan selalu menjaga nilai-nilai kemanusiaan negaranya, setelah insiden penembakan agen ICE terhadap seorang perawat beranam Alex Pretti pada Sabtu (24/1/2025).
Insiden penembakan agen ICE di Minneapolis kembali terulang, di tengah aksi demo warga yang menuntut keadilan atas tewasnya Renee Nicole Good yang juga tewas di tangan agen imigrasi tersebut.
Sayangnya, insiden ini kembali ditanggapi sinis Trump, sembari menyalahkan Partai Demokrat sebagai penyebab kekacauan tersebut. ICE kembali mendapat sorotan tajam, dalam aksi demo warga AS itu, mereka juga menuntut agar agen tersebut dibubarkan dan angkat kaki dari Minneapolis.
Obama dan Clinton mengatakan bahwa insiden penembakan ICE yang terulang lagi, sebagai alarm keras untuk kepemimpinan Trump.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Vina Muthi Ambarwati
Narator: Vina Muthi Ambarwati
Video Editor: Vina Muthi Ambarwati
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
#Global #Pemerintah #DailyNews #PenembakanAgenICE #DonaldTrump #BarackObama #BillClinton #AgenICE #Minneapolis
Music: Demon - JVNA