Inilah sekolah darurat yang berdiri di Aceh Tamiang. Sekolah ini menjadi tempat sementara bagi siswa dan guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 untuk tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar pascabencana.
Saat berita ini dibuat, sekolah darurat sudah beroperasi selama tiga minggu. Pada minggu pertama dan kedua, para guru lebih dulu memfokuskan kegiatan pada trauma healing untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak. Mulai 26 Januari 2026, pembelajaran sesuai tingkat kelas pun resmi dimulai.
Sistem rotasi diterapkan agar seluruh siswa tetap bisa mengikuti pelajaran secara bergantian. Seperti hari ini, kegiatan belajar diikuti oleh siswa kelas empat.
Para guru mengakui, sekolah darurat ini bisa berjalan berkat bantuan dari salah satu organisasi kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa alat tulis, buku, meja belajar, hingga tenda yang digunakan sebagai ruang kelas sementara. Meski begitu, sekolah ini masih membutuhkan papan tulis agar proses belajar mengajar bisa berjalan lebih maksimal.
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #BOLDKompasTV