Longsor menyebabkan jalan penghubung di lima kecamatan dekat perbatasan Indonesia–Timor Leste nyaris terputus. Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Jalan yang menjadi akses utama dari Kota Atambua menuju Kecamatan Tasifeto Timur, Raihat, Lasiolat, Lamaknen Selatan, dan Lamaknen kembali ambles dan kondisinya semakin mengkhawatirkan.
Amblesan terjadi sepanjang kurang lebih 100 meter, dengan sebagian badan jalan hilang. Saat ini, pengendara hanya bisa melintas melalui sisa badan jalan yang sempit dan harus bergantian saat melintas demi menghindari risiko kecelakaan.
Warga mengungkapkan, jika jalan ini sampai putus total, aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat di lima kecamatan akan terisolir karena tidak ada jalur alternatif lain. Apalagi, jika hujan deras terus mengguyur kawasan tersebut, jalan diprediksi bisa kembali ambles dan berpotensi terputus sepenuhnya dalam waktu dekat.
Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan penanganan serius agar akses transportasi kembali aman dan aktivitas warga dapat berjalan normal.
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #BOLDKompasTV