Pemerintah Malaysia mengaku tidak mau terburu-buru untuk memberikan dukungan atau bergabung ke dalam Dewan Perdamaian atau Board of Piece. Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim mengaku masih sulit untuk memberikan dukungan terhadap lembaga yang digagas Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Anwar menilai lembaga itu belum memberikan jaminan yang jelas terhadap nasib dan masa depan warga Palestina dan Gaza. Ia menekankan dukungan Malaysia akan mengalir setelah lembaga itu memberikan langkah nyata dan memenuhi syarat mutlak yang diberikan Malaysia.
Terlebih saat ini Dewan Perdamaian disebut telah memiliki fungsi yang lebih luas dan tidak hanya terbatas di wilayah Gaza. Nantinya lembaga ini akan dikepalai oleh Presiden AS, Donald Trump.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Ahmad Naufal Dzulfaroh
Penulis Naskah: Muhammad Dava Arrifa
Narator: Muhammad Dava Arrifa
Video Editor: Angelia Elza Berliana Sari
Produser: Dandy Bayu Bramasta
#Global #kerjasama #AmerikaSerikat #DonaldTrump #DewanPerdamaian #TimurTengah #Gaza #Malaysia
Musik: July - John Patitucci
Artikel: https://internasional.kompas.com/read/2026/01/24/140000770/malaysia-sulit-dukung-board-of-peace-tanpa-jaminan-jelas-nasib-warga