Pemerintah Iran, melalui Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), menuduh Amerika Serikat dan Israel sebagai dalang di balik gelombang demonstrasi yang pecah sejak akhir Desember 2025.
IRGC mengungkap ada sepuluh badan intelijen asing dalam sebuah upaya "kudeta semu".
Teheran mengeklaim intervensi ini bertujuan memecah integritas nasional melalui pembentukan ruang komando sejak Juni 2025, yang mencakup mobilisasi kelompok bersenjata hingga provokasi kekerasan untuk menyudutkan rezim Ayatollah sebagai pelanggar HAM.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia Narator: Elisabeth Putri Mulia Video Editor: Elisabeth Putri Mulia Produser: Farid Firdaus