Pada bagian ini, ustaz menjawab pertanyaan yang sering muncul di tengah masyarakat: apakah Isra’ Mi’raj benar-benar terjadi pada tanggal 27 Rajab?
Melalui penjelasan para ulama pakar sejarah, khususnya Sheikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri dalam kitab Ar-Rahiq al-Makhtum, dijelaskan bahwa tidak ada pendapat yang benar-benar pasti mengenai tanggal, bulan, dan malam terjadinya Isra’ Mi’raj.
Para ulama berbeda pendapat, dan tidak ada dalil yang tegas menentukan waktunya.
Namun ustaz menekankan bahwa tanggal bukanlah inti dari peristiwa ini. Dalam syariat, yang terpenting bukan kapan terjadinya, tetapi apa yang kita ambil dari peristiwa tersebut.
Kita sering sibuk mengingat tanggal, tetapi lupa mengamalkan makna. Seperti mengingat resep dokter tapi lupa minum obatnya tanggalnya hafal, tapi manfaatnya tidak diambil.
Yang paling penting dari Isra’ Mi’raj adalah keimanan. Semua ulama sepakat bahwa peristiwa ini benar-benar terjadi dan merupakan mukjizat nyata Rasulullah SAW.
Sikap inilah yang dicontohkan oleh Abu Bakar Ash-Shiddiq, yang langsung membenarkan Rasul tanpa ragu, meski orang-orang lain mencibir dan menolak dengan akal mereka.
Ceramah ini mengingatkan kita untuk berhenti memperdebatkan hal yang tidak substansial, dan mulai fokus pada hal yang paling penting: iman, keyakinan, dan pengamalan ajaran Nabi dalam kehidupan sehari-hari.
Sahabat Kompas TV,
saksikan video lengkapnya hanya di channel youtube Kalam Hati,
setiap hari Minggu jam 13.00 WIB.
Jangan lupa Like, Comment, and share.
Serta follow akun Instagram kita di: @dikalamhati
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/kalam-hati/645164/apakah-isra-mi-raj-bertepatan-dengan-27-rajab-kalam-hati