Iran bersumpah akan membalas dengan dahsyat jika Amerika Serikat benar-benar mengerahkan serangan ke jantung Teheran. Tak main-main Iran menyebut rudal jarak jauh dan menengah mampu mencapai pangkalan udara AS yang berjejer di Timur Tengah.
Iran bahkan sejak Juli 2025 memodifikasi sistem pertahanan udaranya, dengan mengkombinasikan teknologi militer Rusia dan China dengan senjata militer lokalnya.
Sementara itu, Kapal induk USS Abraham Lincoln beserta iring-iringan kapal tempur AS kini tengah membelah Samudra Hindia setelah melewati Selat Malaka. Armada tempur AS ini kian dekat menuju perairan sekitar Iran yang tengah mendidih.
Sejumlah analis internasional mengakui bahwa Iran bukanlah Venezuela, sehingga tidak akan semudah itu ditaklukkan lewat operasi kilat. Taktik balasan Iran diprediksi bahkan bisa membuyarkan euforia kemenangan Trump di Venezuela yang selama ini diagung-agungkan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Danur Lambang Pristiandaru Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti Narator: Daniel Kalis Jati Mukti Video Editor: Fathir Rohman Produser: Marvel Dalty