Jenazah Deden Maulana, Penata Muda Tingkat I di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), menjadi korban kedua yang teridentifikasi dari 10 orang dalam pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaruang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Jenazah Deden teridentifikasi dan diserahkan pada pihak keluarga pada Rabu (21/1/2026) malam.
Keesokan paginya, Kamis (22/1/2026), peti jenazah Deden langsung diterbangkan ke Jakarta untuk disemayamkan di Auditorium Madidihang Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Asensio, anak Deden Maulana, melantunkan Surat Al Insyirah dengan tegar di hadapan peti jenazah sang ayah.
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, saat Deden dan dua pegawai KKP lainnya mengalami kecelakaan, mereka sedang bertugas melakukan pengawasan udara dengan menyewa pesawat dari Indonesia Air Transport.
Penulis: Hanifah Salsabila, Abdul Haris Maulana
Kreatif: Nabilla Mutiara
Produser: Reza Kurnia Darmawan
+ #Pesawat #Peristiwa ##Cut