:

Detik-Detik Caracal Angkat Jenazah Korban ATR 42-500 di Lereng Curam Bulu Saraung

4 hari lalu

JAKARTA, KOMPASTV - Evakuasi jenazah korban pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulu Saraung berlangsung dalam situasi yang sangat menegangkan.

Hal itu diungkap Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, Jumat (23/1/2026).

Ia menjelaskan butuh skill penerbang ahli untuk menerbangkan helikopter berdekatan dengan sisi tebing curam, nyaris berhimpitan dengan pohon dan dinding batu.

“Lokasi penjemputan sangat rapat, sangat mendekati tebing. Ini memerlukan skill dan profesionalitas penerbang yang sangat tinggi,” ujar Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto.

Karena risiko yang terlalu besar, tim memutuskan hanya mengevakuasi dua jenazah terlebih dahulu, meski di lokasi sebenarnya terdapat lima jenazah yang sudah siap.

“Kami ambil dua dulu, karena risikonya sangat tinggi. Tiga lainnya akan dijemput lagi, tapi kami minta tim di bawah menjauh sedikit dari tebing agar memberi ruang aman bagi pilot,” jelasnya.

Dari pangkalan udara ke titik evakuasi hanya memakan waktu sekitar tujuh sampai delapan menit.

Namun, yang paling menentukan justru terjadi saat helikopter berhenti melayang di udara.

Di lereng tebing, tim Pasgat TNI AU dan SAR gabungan yang berjumlah sekitar 15 orang mengaitkan kantong jenazah ke tali pengangkat.

“Jadi proses menuju ke daerah lokasi tidak lebih dari 8 menit. Namun proses pickup kita mengekat sampai ke atas lebih dari 30 menit. Bisa dibayangkan bahwa kita hover, helikopter hovering di sebelah tebing dan sangat merapat,” jelasnya.

Sahabat KompasTV, bagaimana pendapat kalian terkait berita ini, tulis di kolom komentar ya!

Video Editor: Novaltri

Baca Juga Momen Tangis Haru Tim SAR saat Semua Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/645741/momen-tangis-haru-tim-sar-saat-semua-korban-pesawat-atr-42-500-ditemukan-kompas-siang

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/645744/detik-detik-caracal-angkat-jenazah-korban-atr-42-500-di-lereng-curam-bulu-saraung

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke