Usai menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro awal Januari lalu, Presiden Donald Trump mengalihkan moncong kekuatannya di Karibia, tepatnya tetangga Caracas, Kuba.
Wall Street Journal menyebut Amerika Serikat kini sedang mencari cara meruntuh pemerintahan komunis di Havana. AS melalui intelijen CIA dikabarkan kini sedang menjadi orang-orang di lingkaran pemerintahan yang bisa menjadi sekutu untuk melemahkan kekuasaan Raul Castro, adik dari Fidel Castro yang sudah bertahan puluhan tahun.
Dengan kata lain AS sedang mencari Yudas Iskariot (sosok murid Yesus yang menjadi pengkhianat), untuk siap berkhianat dan berkoalisi dengan Washington merombak pemerintahan Kuba saat ini.
Wall Street Journal dalam liputannya menyebut, seperti halnya Venezuela, Trump pun tak ingin menggantikan rezim, cukup memukul mundur kepala dan menggantikan dengan sosok yang tepat di Havana untuk dikendalikan Washington.
Seperti apa kisah lengkapnya?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti
Narator: Daniel Kalis Jati Mukti
Video Editor: Daniel Kalis Jati Mukti
Produser: Marvel Dalty
#global #konflik ##kompascomlab #Kuba #DonaldTrump
Music: Addict (Instrumental) - NEFFEX