JAKARTA, KOMPAS.TV - Jenazah pramugari, korban pesawat ATR 42-500, Florencia Lolita Wibisono, disemayamkan di Rumah Duka Grand Heaven, Penjaringan, Jakarta Utara.
Keluarga menggelar ibadah penghiburan bagi Florencia, yang juga dihadiri oleh kerabat korban.
Selain itu, rumah duka juga ramai dengan karangan bunga yang terus berdatangan dari berbagai kalangan.
Rencananya, jenazah Florencia akan dimakamkan di kampung halamannya di Tondano, Manado, Sulawesi Utara, Kamis (22/1/2026) malam.
Kementerian Kelautan dan Perikanan menggelar upacara persemayaman untuk almarhum Deden Maulana, korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, dalam misi patroli laut.
Upacara persemayaman sekaligus menjadi momen penghormatan terakhir kepada Deden Maulana yang telah mengabdi selama 20 tahun di Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Atas dedikasi dan loyalitasnya kepada negara, almarhum Deden dianugerahi Satya Lencana Karya Satya 10 Tahun dan Satya Lencana Karya Satya 20 tahun dari Presiden Prabowo Subianto.
Setelah upacara persemayaman, jenazah langsung dibawa ke Garut, Jawa Barat, untuk dimakamkan.
Dan karena gugur saat bertugas, Kementerian Kelautan dan Perikanan memberikan beasiswa pendidikan hingga perguruan tinggi kepada anak staf KKP yang menjadi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.
Santunan dari Taspen telah diserahkan kepada keluarga dalam upacara persemayaman. KKP bahkan menjamin akan memberikan pekerjaan kepada istri almarhum Deden Maulana jika belum memiliki pekerjaan.
Baca Juga Pangdam Hasanuddin Ungkap Target-Kendala Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 di https://www.kompas.tv/nasional/645579/pangdam-hasanuddin-ungkap-target-kendala-evakuasi-korban-pesawat-atr-42-500
#pesawatatr42500 #pesawatjatuh #pegawaikkp #kecelakaanpesawat
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/645606/gugur-saat-bertugas-pegawai-kkp-korban-pesawat-atr-terima-penghargaan-dari-presiden